F A Q

Tanya : Apa yang dimaksud dengan Kaveling Produktif Syariah?

Jawab : Kavling Produktif Syariah (PROSYAR) adalah Kawasan perkebunan kurma yang produktif dan terintegrasi dengan dengan budidaya ikan Lele. Dari lahan yang kita tanami dengan pohon kurma in syaa Allaah akan menghasilkan buah kurma tropis yang bisa menjadi investasi produktif jangka panjang. Sedangkan dengan budidaya ikan lele, akan menghasilkan panen yang bisa menjadi tambahan hasil investasi yang bisa dinikmati secara berkala dalam waktu setiap 2-3 bulan. Air yang digunakan di dalam kolam lele akan dijadikan sebagai pupuk untuk tanaman kurma.

Tanya : Apa saja keunggulan dari kavling produktif syariah dibanding dengan kavling lainnya?

Jawab : Bukan hanya sekedar berinvestasi tanah, selain akan mendapatkan hasil dari buah kurma, maka investor juga akan mendapatkan hasil investasi dari budidaya ikan lele. Kami memiliki visi meningkatkan perekonomian ummat dan pemberdayaan masyarakat sekitar lokasi dengan konsep kebun kurma dan budidaya ikan lele. Kebun kurma bukan hanya aset produktif bagi para pembeli kavlingnya saja, tetapi juga sebagai wasilah peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya, ditambah dengan budidaya ikan lele yang waktu panennya sangat cepat. Sehingga hasil panen yang diperoleh juga cepat.

Tanya : Berapa harga 1 kavling PROSYAR?

Jawab : Harga 1 kavling prosyar Normal Rp. 75.000.000 (Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) Pembelian cash mendapatkan diskon Rp 1.000.000, jadi harga cash Rp 65.000.000 (Enam Puluh Lima Juta Rupiah) Pembelian kredit 1 tahun Rp 75.000.000 (Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah). Booking fee hanya Rp 100.000 saja

Tanya : Apa saja yang didapat jika saya membeli kavling PROSYAR ?

Jawab :

  1. Lahan seluas 100 M bonus biaya surat-surat mulai dari AJB sampai SHM.
  2. Hadiah 2 buah bibit pohon kurma senilai Rp. 2.000.000 (Dua Juta Rupiah.
  3. Hadiah 1 kolam fiber untuk budidaya ikan lele berdiameter 4 meter senilai Rp. 10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah) dan 10,000 bibit ikan lele senilai Rp. 2.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Rupiah)

Tanya : Dimana saja lokasi kavling prosyar?

Jawab : Saat ini berada di :

  1. Cirebon : Desa Gunungsari Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon Jawa Barat
  2. Koleang : Desa Koleang Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor Jawa Barat
  3. Cipanas , desa haur gajrug, kecamatan cipanas kabupaten lebak banten * (belum di pasarkan, baru persiapan tempat untuk kolam ikan Lele)

Tanya : Bibit kurmanya jantan atau betina?

Jawab : Kita akan berikan bonus 2 bibit kurma betina,  dengan jenis Barhee.

Tanya : Pohon kurmanya dapat 2 perkavling, apakah boleh tambah pohon kurmannya? maksimal berapa pohon dan berapa biaya per pohonnya?

Jawab : Kami tetapkan standar 2 pohon sudah maksimal, jadi tidak bisa menambah pohon lagi

Tanya : Bagaimana dengan perawatan pohon kurmanya?

Jawab : Perawatan pohon kurmanya bisa dikelola oleh prosyar dengan system bagi hasil (Syirkah Mudharabah). Investor memiliki tanah dan bibit pohon kurmanya sebagai modal, kemudian pihak prosyar mengelola tanah dan pohon kurma milik investor. Profit share yang ditawarkan adalah 50% : 50%. Jangka waktu kerjasama system bagi hasil selama 5 tahun. Setelah 5 tahun akad kerjasama bisa dilanjutkan atau dihentikan sesuai kesepakatan.

Tanya : Berapa lama masa bibit kurma hingga panen?

Jawab : Untuk panen pertama Sekitar 3-5 tahun. Setelah itu biasanya setiap tahun akan panen hingga 90-120 tahun.

Tanya : kapan penanaman pohon kurmanya?

Jawab : untuk bibit kurma sejak awal sudah kami siapkan di polybag, setelah usia 1,5 – 2tahun akan ditanam di kavling buyer jika sudah tersedia lahan kavlingnya.

Tanya : Berapa profit hasil panennya?

Jawab : Berdasarkan hitung-hitungan laba yang pernah direalese di Majalah Trubus edisi 552 November 2015, potensi keuntungan dengan asumsi :

  • luas areal tanam 1 ha,
  • jarak tanam 8 m x 8 m dengan populasi 125 pohon betina dan 25 pohon jantan
  • masa produktif tanaman hingga 50 tahun
  • panen perdana pada umur 3 tahun
  • produksi pohon kurma umur 7-50 tahun sama, 200kg/pohon

pada tahun ke-3 hasil per pohon 50 kg x Rp. 200.000 = Rp. 10.000.000 – Rp 2.000.000 (biaya opersional per pohon) = Rp. 8.000.000 (Data diperoleh dari perkebunan di Thailand, Pratin Apichatsanee)

Tanya : Jika belum 5 tahun pohon kurmanya mati ? apakah pohon kurmanya di ganti?

Jawab : Dalam hukum Syariah barang hadiah tidak bisa di garansi, karena akan muncul akad baru di akad yang sama (jadi 2 akad dalam 1 transaksi) dan jika ini terjadi membuat akad kita menjadi bathil. Tapi kami memiliki kebijakan terkait hal tersebut yang tidak bisa kami akadkan.

Tanya : Bolehkah kavling di tanami selain pohon kurma oleh pemilik lahan?

Jawab : Boleh saja karena itu hak pemilik, selama tidak melanggar aturan pemerintah setempat dan mengganggu pertumbuhan pohon kurma. Namun dikarenakan sudah diakadkan pengelolaannya dengan pihak prosyar, maka untuk penanaman selain pohon kurma harus dimusyawarahkan oleh kedua belah pihak

Tanya : Bagaimana potensi hitung-hitungan panen lele?

Jawab : 1 kolam berdiameter 4 Meter. bersisi 10.000 bibit ikan lele ukuran sekita 5-7 cm. masa panen lele sekitar 2 bulan, dalam sekali panen rata-rata sekitar 850 kg. harga jual rendah sekitar Rp 15.000 (jabodetabek). Jadi sekali panen potensinya sebesar 850kg x 15.000 = Rp. 12.750.000 Untuk pembelian bibit dan pakan selanjutnya sekitar Rp 8.000.000 jadi potensi profit sebesar Rp 4.750.000/ panen (Data diperoleh dari Budidaya Ikan Lele Tulungagung, petani Bapak Djatmiko)

Tanya : berapa luas kolam lelenya ?

Jawab : Kolamnya berbentuk bulat, diameternya 4 meter dan tinggi kolamnya sekitar 1 meter.

Tanya : Berapa lama panen lelenya?

Jawab : Dengan tehnologi pakan yang kami punya Panen ikan lele hanya sekitar 2 bulan. Dari normalnya 3-4 bulan. Dan ini organik.

Tanya : Bagaimana untuk perawatan ternak ikan lelenya?

Jawab : Kami menawarkan kerjasama untuk perawatannya dan lahannya. Dengan bagi hasil tiap keuntungan dari panen sebesar 50% : 50% (potensi profit bersih asumsi Rp 4.000.000 : 2 = Rp.2.000.000/panen (sekitar 2 bulan). (Data potensi hitung-hitungan petani ikan lele di Tulungagung, Bapak Djatmiko) Jadi investor tidak perlu memikirkan perawatan dan lahannya, hanya menunggu hasilnya saja.

Tanya : Apakah pembagian keuntungan kolam lele untuk setiap pemilik kavling sama atau berbeda-beda?

Jawab : Karena akadnya antara buyer dan prosyar, maka hasilnya berbeda-beda tergantung dari panen lelenya.

Tanya : Jika lelenya mati apakah diganti?

Jawab : Kami memberikan hadiah berupa 1 buah kolam lele dan 10.000 bibit lele hanya 1x. Setelah itu jika buyer ingin mengelola sendiri silahkan, atau bisa dikerjasamakan dengan kita dengan syirkah mudharabah. Dalam syirkah ini kita bukan hanya berbagi jika ada keuntungan, tapi juga berbagi jika seandainya ada kerugian. Tapi kita berikhtiyar semaksimal mungkin untuk tidak terjadi kerugian

Tanya : Apakah posisi kolamnya di kaveling kurma milik investornya?

Jawab : Terpisah, posisi kolamnya ada dikawasan kolam lele kavling PROSYAR.

Tanya : Kenapa posisinya terpisah dari kavling milik investor?

Jawab : Banyak pertimbangannya, diantaranya adalah efisiensi perawatan, penjagaan dan pengairannya.

Tanya : Karena kolam lelenya memakan tempat yang berbeda dengan lokasi kavling yang ada kurmanya, apakah si pembeli dikenakan bea kelebihan tanah ?

Jawab : Sistemnya bagi hasil dengan kami, bagi hasil atas perawatan, pakan dan lahan kami yang terpakai untuk kolam lele.

Tanya : Apakah bibitnya mencukupi?

Jawab : InsyaAllah mencukupi, karena kami sendiri yang mengembangkan pembibitan di lokasi, sehingga lebih memudahkan untuk memperoleh bibit.

Tanya : Bagaimana dengan pemasaran ikan lelenya jika panen?

Jawab : Menurut abah Nasrudin, pemilik budi daya lele sangkuriang terbesar di kabupaten Bogor, yang dikutif oleh megapolitan.antaranews.com, “Di jabodetabek itu ada 50.000 tenda pecel lele. Kebutuhan ikan lele setiap harinya 240 ton. Sekitar 100 ton dipasok dari wilayah Bogor Raya.” Dari data diatas, potensi pemasaran ikan lele masih sangat besar. Kami akan bekerjasama dengan para pengepul untuk memasarkannya. Selain itu, untuk pembibitan sampai dengan pemasaran kami sudah bekerjasama dengan bapak H. Umar sebagai penyuluh dan petani lele yang memiliki jaringan pemasaran.

Tanya : Sampai kapan harga 30 juta untuk cash dan 36 juta untuk kredit 1 tahun?

Jawab : Saat ini kebijakan dari kami harga tersebut sampai akhir Ramadhan / akhir bulan juni 2018

Tanya : Apa Jenis ikan lelenya?

Jawab : Jenis lele Mutiara

Tanya : Berapa lama kerjasama perawatan ikan lelenya?

Jawab : Kerjasam yang ditawarkan system bagi hasil selama 5 tahun.

Tanya : Untuk kurma, si pemilik kavling akan mulai menikmati hasilnya setelah panen ditahun ke 3 – 5, bagaimana dengan ikan lelenya dimulai tahun ke berapa?

Jawab : Untuk cash, kami akan siapkan kolamnya maksimal 6 bulan setelah pelunasan dan langsung diberi 10.000 bibit lele. Dalam waktu 2 bulan kemudian sudah bisa panen. InsyaAllah Untuk kredit, kami akan berikan kolamnya setelah cicilan lunas (1 tahun).

Tanya : Prediksinya 5 kali dalam setahun, bagi hasilnya setiap panen atau setiap tahun setelah di akumulasi ?

Jawab : Setiap panen.

Tanya : Jika buyer beli 2 kavling, 1 khusus kebun kurma, lalu yg 1 kavlingnya untuk bangun rumah. Apakah boleh ?

Jawab : Kavling produktif syariah (prosyar) yang kami bangun dikhususkan kawasan perkebunan kurma saja.

Tanya : Bagaiman proses pemesanan kavlingnya?

Jawab : Bayar booking fee – Pengisian form SPK – Pemilihan Kavling – Pelunasan/Angsuran

Tanya : Kapan proses PPJB nya?

Jawab : Setelah lunas (jika pembelian cash) atau setelah cicilan pertama (jika pembelian kredit). Namun jika pengurusan AJB nya bisa dilakukan dalam jangka waktu yang lebih cepat, maka proses PPJB akan kami tiadakan.

Tanya : Berapa lama proses AJB nya?

Jawab : Paling cepat bisa 3 bulan setelah pelunasan dan paling lama maksimal sekitar 1 tahun.

Tanya : Berapa lama proses SHM nya?

Jawab : Paling cepat 1 tahun dan maksimal paling lama sekitar 2 tahun setelah AJB

Tanya : Siapa developernya?

Jawab : Koperasi Kavling Produktif Syariah (PROSYAR). Direkturnya adalah Bapak Mamat Ismail.

Tanya : Berapa lama serah terima lahan dari developer ke buyer?

Jawab : Penyerahan lahan secara penuh 5 tahun dari AJB (setelah perawatan kurma selama 5 tahun selesai).

Tanya : Perjanjian pengelolaan lelenya menggunakan akad apa?

Jawab : Akad Syirkah Mudharabah (Sistem Bagi Hasil)

Tanya : Apa itu syirkah mudharabah?

Jawab : Akad kerjasama antara pemilik modal dengan pengusaha , untuk melakukan suatu usaha bersama. Keuntungan yang diperoleh dibagi antara keduannya dengan perbandingan nisbah (persentase) yang disepakati sebelumnya.

Tanya : Berapa nisbah (persentase) bagi hasil antara depeloper dan buyer?

Jawab : Jika disepakati antara developer dan buyer nisbahnya 50 : 50

Tanya : Berapa booking fee untuk pemesanan kavling di Cirebon muapun di Koleang Bogor?

Jawab : Booking fee Rp. 100.000

Tanya : Berapa lama masa booking fee nya?

Jawab : Masa booking fee maksimal 7 hari setelah pembayaran (tunai maupun transfer). Melewati masa itu tanpa ada konfirmasi dan kejelasan maka dianggap tidak melanjutkan transaksi dan booking fee mohon izin untuk tidak bisa dikembalikan lagi.

Tanya : Apabila sebelum 7 hari dari masa booking fee, buyer tidak jadi membeli. Apakah booking fee bisa diminta kembali?

Jawab : Mohon maaf booking fee tidak bisa diminta kembali. Karena sudah ada masa dimana ada 1 porsi lahan yang kami simpankan untuk booking fee tersebut yang tidak bisa kami jual ke buyer lain.

Tanya : Bagaimana setelah beberapa kali cicilan, karena suatu hal buyer tidak bisa lagi melanjutkan cicilannya?

Jawab : Jika lebih dari 3 bulan terjadi tunggakan cicilan dan buyer sudah tidak bisa lagi melanjutkan pembayaran. Maka developer dan buyer akan bermusyawarah. Lahan tersebut akan dijual. Uang penjualan lahan tersebut, sebagian digunakan untuk pelunasan tagihan/cicilan buyer dan sisanya untuk buyer.

Tanya : Kemanakah Jika ingin transfer booking fee, cicilan , maupun pelunasan?

Jawab : Ke rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) 7999959592 a.n KOPERASI PROSHAR

Tanya : Jika ingin survey ke lokasi di siapakah team lapangan yang bisa di hubungi?

Jawab : Untuk wilayah Cirebon ke no 089662895743 (Kiki) atau 082117755477 (Arifin) Untuk wilayah koleang : Puja (087772935032)

Tanya : Kapan serah terima kavlingnya?

Jawab : Kavling akan kita rawat selama 5 tahun, jika telah habis masa perjanjian perawatan kavling sepenuhnya bisa di kelola oleh buyer, atau mau dikerjasamakan lagi oleh kita. Terkait SHM setelah jadi akan diserahkan ke buyer.

Tanya : luas kavling 100 m. berapakah dimensinya?

Jawab : 7.15 m x 14 m

Tanya : Jam operasional kantor pemasaran Cirebon dan Koleang?

Jawab : Hari senin – Jumat pkl. 08.00 – 17.00 WIB Jika ingin survey ke lokasi silahkan konfirmasi dulu sebelumnya ke team lapangan kami.

Tanya : Apakah pembeli kavling harus memiliki NPWP?

Jawab : Iya diupayakan memiliki NPWP, jika tidak punya NPWP bisa pinjam ke yang memiliki NPWP dalam 1 kartu keluarga.

Tanya : Siapa notaris di koleang dan cirebon?

Jawab : Untuk notaris koleang a.n Bpk Mudrika Untuk notaris Cirebon a.n Bpk Bobi

Tanya : Bisakah menggunakan DP agar cicilannya ringan?

Jawab : Bisa. Harga – DP = sisa : 12

Tanya : Jarak dari jalan raya ke lokasi berapa KM?

Jawab : Untuk wilayah Cirebon. Dari jalan raya provinsi sekitar 2 KM. Untuk wilayah koleang dari jalan raya sekitar 1 KM.

Tanya : Dimanakah alamat kantor pemasaran kavling ProSyar?

Jawab : Untuk wilayah Cirebon beralamat di Jl Raya Kendal Astanajapura dusun 1 blok manis RT 01/01 desa Kendal, kecamatan Astanajapura, Cirebon Untuk wilayah koleang, saat ini belum tersedia.

Tanya : Buyer Prosyar apakah khusus muslim atau bisa juga non muslim?

Jawab : Hanya Muslim

Tanya : Berapakah lebar jalan di area kavling?

Jawab : 6 meter

Tanya : Jika kita beli 1 kavling, apakah bisa menambah investasi bibit ikan lele dan kolam?

Jawab : Saat ini belum bisa. Kami masih fokus penyediaan untuk pembeli kavling.

Tanya : Apakah status tanah yang di beli oleh koperasi ProSyar?

Jawab : Status lahan beraneka ragam, ada girik , AJB dan juga yang sudah SHM. Dan status tanah akan dirubah ke SHM. Kami tidak menjual yang statusnya HGU atau tanah bermasalah lainnya.